logo menu diet ketogenik

Ebook 3 Minggu Variasi Menu Diet Keto nan Lezat khusus disajikan buat Anda

Persembahan khusus untuk Anda yang baru memulai diet Keto dan masih bingung dalam menjalankannya dan menyusun menu sehari-hari. Ebook ini disusun berdasarkan pengalaman penulis baik dalam menjalankan diet Keto ataupun memasak menu sehari-hari.  

Apa Itu Healing Crisis / HC Pada Ketofastosis?

Apa Itu Healing Crisis / HC Pada Ketofastosis?

Tulisan ini disadur dari sharing mba Eva Badru tentang Healing Crisis pada Ketofastosis.

Apa Itu Healing Crisis?

Apa sih Healing Crisis atau krisis penyembuhan itu? Kok orang yang melakukan fastosis sehari dua hari ceritanya serem-serem amat? Ada yang diare terus sampe keluar mucoid lendir kental bau amis, ada yg keluar jerawat batu dimuka, punggungnya, ada yang mual kliyengan, ada yang demam hingga 7 hari tapi bulak balik ke lab tidak ada indikasi virus, bakteri atau apapun dalam darah dan urin, ada yang eksim, yang tumor di hidung keluar darah dari hidung, yang kista kolik di rahimya…macem2 deh…padahal baru beberapa hari, aman ga sih Fastosis itu sebenernya?? Kok ceritanya ngeri-ngeri gitu sih??

Apa Itu Ketofastosis?

Oke, Kita runut dulu yuk sebelumnya dari awal apa itu fastosis, ketone hingga terjadi Healing Crisis yang bikin orang-orang jiper gitu sama Fastosis..

mengenai Fastosis ini

Fastosis = Fasting on Ketosis

artinya Puasa dengan kondisi Ketosis

Intinya kita menggunakan PUASA sebagai alat untuk membuat tubuh kita mampu mengangkat semua beban-beban yang menghalangi kemampuan manusia utk bisa Efisien. Beban-beban ini berupa berbagai macam problem kesehatan yang ada di masa kini dan agar PUASA itu menjadi mudah, maka kita mengkondisikan tubuh kita dgn metabolisme lemak yang supply energinya berlimpah, dibandingkan dgn metabolisme glukosa yang hanya terbatas sumber nya ditubuh (cadangan Glycogen).

metabolisme-keton

Metabolisme lemak ini adalah metabolisme manusia dimasa lalu, saat makanan itu harus dicari, bukan dibeli atau berlimpah seperti sekarang. metabolisme ini disebut Ketosis, kondisi dimana tubuh menggunakan Ketone & Free Fatty Acid atau lemak asam bebas sebagai sumber energi utama di dalam tubuh. Dengan menggunakan Metabolisme ini, maka tidak ada lagi gejala Hypoglycemic yg bisa menghalangi kemampuan manusia utk berpuasa dan bertahan hidup (Survival Mode) karena sumber energinya konstan dari tubuh (Cadangan Lemak – Body Fat).

Di Fastosis kita membuktikan bahwa “Ketone” adalah “The Missing Link” atau rantai yang hilang dari perbedaan kemampuan Survival manusia dimasa lalu, dibanding masa kini. Tanpa Ketone, didalam darah, maka sudah pasti manusia akan sangat ketergantungan dengan supply makanan setiap saat ketika dalam kondisi puasa apalagi.

Ketone ini bisa diperoleh saat tubuh telah mengalami kekosongan cadangan glukosa (Glycogen) terutama di Liver sehingga Liver bisa inisiasikan produksi Ketone dari Free Fatty Acid yang berasal dari Triglyceride (Body Fat atau Makanan). Tujuan tubuh memproduksi Ketone adalah untuk menyelamatkan Otak, dari defisit energi karena Otak hanya bisa memakai 2 jenis bahan bakar, yaitu Glukosa & Ketone. Sedangkan semua organ lain ditubuh bisa menggunakan Ketone maupun Free Fatty Acid.

Ketone ini adalah molekul yang merupakan keunggulan dari evolusi manusia dalam bertahan hidup dikondisi tanpa makanan. Tanpa Ketone manusia sudah pasti Punah, bila mengalami kondisi krisis pangan seperti yang sering dilalui nenek moyang kita dimasa lalu.

Jadi Ketone itu bukanlah sekedar Patologis suatu penyakit seperti yang diketahui saat ini, seperti contohnya pada kondisi Keto Acidosis akibat diabetes tipe 1. Namun Ketone adalah molekul yang telah hilang dari tubuh manusia modern, dimana saat ini makanan telah berlimpah, dan komposisi “Karbohidrat” mendominasi Makronutrisi di makanan sehari-hari.

Di Fastosis, kita berusaha mengembalikan keberadaan Ketone ini ditubuh, agar PUASA sebagai inti di Fastosis, menjadi mudah dilakukan seperti halnya manusia di masa lalu yang selalu butuh PROSES dalam memperoleh makanan (Opportunistic). Proses maksudnya disini adalah ketika manusia jaman dulu ada dalam keadaan ketosis ketika harus menunggu hasil buruan, otomatis mereka dalam kondisi puasa, manusia sekarang tidak mampu puasa dengan kondisi baik karena tidak mengalami “proses” tadi, setiap lapar PASTI makan didukung kondisi makanan karbo melimpah dimana-mana.

Dan PUASA di kondisi KETOSIS, akan menunjukkan apa efek Positif sebenarnya dari ajaran Puasa yg dicontohkan oleh semua Nabi & Rasullulah pada umatnya masing-masing di semua Agama. Kondisi PUASA yg tidak lagi menurunkan Produktivitas, atau membuat tubuh kehilangan energi. Sehingga PUASA bisa menunjukkan Potensi sebenarnya sebagai kondisi yang menyelamatkan manusia dari berbagai Penyakit di masa kini, yang selalu memiliki sifat “Berkembang” & “Inflammatif” (Anabolic).

Anabolic, Inflammative, Degenerative, Autoreactive adalah ciri-ciri proses ditubuh yang sangat “GLYCOLYTIC”. GLYCOLYTIC ini berarti menggunakan banyak bahan bakar (substrate) Glukosa dalam metabolisme sel pemicu gejalanya. Proses ini yang kita Reverse atau kita Kontrol, dengan menggunakan kondisi KETOSIS yang membatasi supply Glukosa ditubuh sebagai “Bahan Bakar” nya.

Apa Itu Healing Crisis atau HC pada Ketofastosis?

Seiring dengan adaptasi ke Kondisi Puasa dgn Ketosis ini, maka sel-sel yang bersifat terlalu berkembang atau Anabolic, Inflammative dan Autoreactive akan terseleksi secara alami. Ini yang disebut Self-Healing secara alami melalui pengkondisian atau “Conditioning” yang diciptakan melalui adaptasi terhadap kondisi PUASA. Namun untuk bisa menyingkirkan segala beban yang menghalangi adaptasi Puasa ini.. otomatis gejala akan dimunculkan, sebagai ekspresi alami tubuh mengeliminasi berbagai masalahnya (beban). Ekspresi gejala ini kita sebut “Healing Crisis” / HC atau krisis penyembuhan.

Gejala Healing Crisis ini adalah Gerbang menuju Perbaikan yang diharapkan dari Conditioning melalui PUASA. Dan Healing Crisis ini adalah proses yang Terkontrol alami, karena terbatasnya substansi bahan bakar untuk Inflamasi ditubuh..yaitu GLUKOSA. Glukosa yang dibutuhkan dalam proses Healing Crisis, akan terbatas jumlahnya, dan hanya akan datang dari proses “Gluconeogenesis” (Pembuatan Glukosa Baru). Dan Gluconeogenesis adalah proses yang tidak mudah karena hanya berasal dari Glycerol, Alanine, Lactate dan beberapa substrate non Karbo lainnya ditubuh. Di kondisi ini, inflamasi yang muncul saat Healing Crisis akan terjaga Regulasi “Negatif Feed Back” nya atau dampak negatifnya bisa terjaga, sehingga sifatnya tidak terus menerus dan degeneratif atau mengalami penurunan kondisi tubuh, akan spt “On” & “Off” muncul tidak terduga dan pergi tiba-tiba. Dan biasanya diawali dengan peningkatan Energi terlebih dahulu di depannya, bukan muncul dikondisi saat tubuh justru melemah dan makin parah kondisi kesehatannya. Itu cara membedakan gejala yang muncul.. saat proses Healing Crisis datang dan biasanya, selalu ada Perbaikan dari kondisi sebelumnya setelah Healing Crisis ini terjadi. Dan biasanya juga terjadi peningkatan energi setelah proses ini selesai.

Healing Crisis tidak bisa menyelesaikan semua masalah dalam satu kali kemunculan saja, karena butuh energi besar dalam menginisiasikan Healing Crisis ini sebagai bagian dari proses eliminasi / perbaikan berbagai masalah di tubuh. Semakin Kronis problem kesehatannya, semakin butuh waktu untuk menyelesaikannya (Reversing). Dan kemunculan Healing Crisis ini tidak hanya di Manifestasi problem yg sudah terlihat atau terdiagnosis saja, namun justru mengangkat keluar kembali semua akar masalahnya dimasa lalu, yang berakumulasi menjadi manifestasi penyakit yg terdiagnosis saat ini.

Di Fastosis, kita bertujuan untuk “REMOVE THE CAUSE” bukan “REMOVE THE SYMPTOMS” karena “Gejala” selalu jadi bagian yang pasti muncul, saat tubuh sudah mulai melakukan “Rejection & Selection” di kondisi yang diciptakan FASTOSIS. Hilangkan penyebabnya..bukan hilangkan gejalanya dengan obat-obatan dan media konvensional lainnya.

Healing crisis bukan sesuatu untuk ditakuti, namun menjadi pengingat…

Sakit = ingat…
Ingat apa yang sudah kita lakukan PENYEBABnya hingga terjadi kesakitan dalam tubuh sebagai alarm memberitahu kita.

Bukannya ketika sakit, malah buru-buru cari obat, pergi ke dokter dan mematikan gejala alarm tubuh dan membuat…hey..everything is ok now…

Bukan gitu…penyebabnya cari, beresin.
Itu yg kami lakukan dalam Fastosis.

Semoga bermanfaat untuk yang mispresepsi, miskonsepsi dan memandang negatif dengan segala ketakutannya melihat krisis penyembuhan atau HC dalam Ketofastosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ketut Mahendri
Saya Ketut Mahendri, sarjana Teknik Kimia dan ibu dari 3 orang anak. Saya praktisi diet Ketogenic, senang mengexplore berbagai masakan keto friendly yang saya tuangkan ke dalam ebook ini. Semoga ebook sederhana ini bisa membantu menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk menjalankan gaya hidup sehat rendah karbohidrat/diet Ketogenic..
Ketut Mahendri
Ketofy Kitchen Owner