LOGO MENU DIET KETOGENIK WHITE

Ebook 3 Minggu Variasi Menu Diet Keto nan Lezat khusus disajikan buat Anda

Persembahan khusus untuk Anda yang baru memulai diet Keto dan masih bingung dalam menjalankannya dan menyusun menu sehari-hari. Ebook ini disusun berdasarkan pengalaman penulis baik dalam menjalankan diet Keto ataupun memasak menu sehari-hari.  

Apa itu Ketofastosis (KF)?

Apa itu Ketofastosis (KF)?

Ketofastosis (KF) adalah perpaduan antara diet Ketogenic dan Fastosis. Fastosis kepanjangan dari “Fasting on Ketosis” yang berarti puasa dalam kondisi ketosis. Ketosis artinya suatu kondisi dimana liver manusia memproduksi Keton sebagai sumber energi pengganti glukosa yang digunakan oleh seluruh tubuh. Hanya keton yang bisa menggantikan peran glukosa memberikan asupan energi ke otak.  Ketosis hanya terjadi apabila tidak ada lagi asupan karbohidrat dan glukosa ke tubuh.

metabolisme-keton

Intermittent Fasting (IF)

Ini adalah puasa 16 jam hingga 23 jam (hanya minum air, kopi atau teh tanpa gula / hanya menggunakan gula subtitusi non kalori), yg bertujuan utk memicu proses ketogenesis saat semua cadangan karbohidrat (glycogen) ditubuh dan liver telah habis (metabolisme lemak), meningkatkan respon sistem immune, mempercepat detoxifikasi dan memberi kesempatan perbaikan (rejuvenasi) terhadap seluruh sel2 ditubuh (Reverse Aging).

Puasa ini dimulai dengan puasa 16 jam untuk 1 – 2 minggu pertama, lalu dilanjutkan puasa 18 jam untuk minggu berikutnya atau seterusnya. Pada level Advance, puasa bisa ditingkatkan hingga 20 jam setiap hari, atau 20 jam selama 6 hari dan 23 jam 1 hari dalam periode 1 minggu.

Contoh puasanya Intermittent Fasting (IF) ini dapat dimulai saat jam 8 malam (setelah makan malam) hingga jam 12 siang esoknya (saat jam makan siang), sehingga total puasa IF menjadi 16 jam. Pengaturan jam untuk memulai puasa IF bisa dirubah-rubah (flexible) sesuai dengan jadwal yang diinginkan, dengan mengacu terhadap total jam puasa IF yang tidak boleh dikurangi (minimal 16 jam).

Dalam puasa IF ini perlu dicatat bahwa tidak boleh ada sumber kalori (makanan/minuman) yang masuk dan bisa memicu respon insulin. Karena puasa IF ini bertujuan untuk menekan hormon insulin dan IGF-1. Lalu sebaliknya meningkatkan Hormon Glucagon dan HGH (Human Growth Hormones) yg menunjang proses metabolisme lemak (ketogenesis) serta memicu perbaikan dan regenerasi (rejuvenasi) secara menyeluruh ditubuh. Puasa IF juga akan memicu pelepasan dan pembersihan lemak dari berbagai jaringan ditubuh, untuk digunakan sebagai bahan bakar dalam metabolisme lemak.

Pengecualian seperti minuman kopi atau teh yang tidak menggunakan gula, atau menggunakan gula subtitusi tanpa kalori seperti Gula Stevia (stevi grow), Sucralose (diabetasol), Erythritol dan Inulin. Selama jam puasa IF disarankan untuk minum air putih minimal 2 liter sehari, dan sangat lebih baik jika bisa sampai 3 liter. Jenis Air Alkali (Contoh : 2 sdt Baking Soda + 1 liter air, Kangen Water atau Millagros) sangat disarankan dalam program i-KetoFast™ untuk membantu meningkatkan PH darah, dan juga menekan inflamasi yang mungkin terjadi ditubuh.

Puasa IF akan memberikan energi lebih bagi tubuh manusia untuk melakukan berbagai perbaikan (rejuvenation) di level sel (cellular), meningkatkan aktivitas sistem immune (immuno-editing, immune response), pembersihan sel-sel ditubuh (autophagy) dan memaksimalkan detoxifikasi racun-racun (impurities) yang berakumulasi ditubuh.

Ketogenic Diet

Ini adalah diet komposisi yang bertujuan untuk mengubah kondisi metabolisme glukosa (gula/karbohidrat) menjadi metabolisme lemak (ketogenesis). Dimana tubuh akan menggunakan lemak sebagai bahan bakar utama untuk metabolisme, dan tidak lagi menggunakan glukosa/karbohidrat (glycolysis – Oxidative Phosphorylation).

Diet komposisi ini akan membuat sel-sel lemak ditubuh diproses / dirubah menjadi sumber energi (lipolysis) dalam bentuk “Free Fatty Acid (FFA)” dan “Ketone Bodies (Ketone)”. Karena metabolisme lemak ini membutuhkan proses Respirasi (oksigen tinggi) untuk menghasilkan energi dari FFA dan Ketone yang beredar ditubuh, maka hanya sel normal / sehat (mithocondria sempurna) saja yang dapat menggunakan FFA dan Ketone sebagai sumber energi untuk metabolisme (Beta-Oxidation)

Dengan demikian sel-sel abnormal seperti sel kanker, sel terinfeksi (virus), sel rusak / menua, dan pathogen (bakteri, parasit, fungal/jamur) akan kehilangan sumber energi utama mereka yaitu glukosa, dan akan tereliminasi / terseleksi dengan Ketogenic Diet ini (Cellular Level Natural Selection)

Untuk sel kanker (CA) dan sel terinfeksi (virus/pathogen), metabolisme glukosa (glycolysis) adalah merupakan kunci utama kemampuan mereka untuk berkembang (proliferasi, metastasis & angiogenesis). Tanpa sumber glukosa yang cukup mereka akan mengalami kelaparan (stress) dan dalam beberapa jenis sel kanker dapat beralih ke sumber Glutamine (glutaminolysis) untuk memperoleh sumber energi pengganti sebagai bahan bakar metabolismenya (Glutaminolysis).Sehingga dalam aplikasi Ketogenic Diet ini bagi penderita Kanker atau Infeksi Virus / Patogen, juga harus membatasi jumlah asupan sumber protein nya (max. 0,8g – 1,2g per Kg massa otot kering / lean body mass). Sumber protein yang disarankan adalah sumber protein yang rendah Glutamine seperti ikan.

Sel kanker adalah sel yang memiliki cacat pada Mithocondria sel nya, sehingga sel tersebut tidak bisa menggunakan Lemak (ketone) untuk metabolismenya. Hal ini merupakan fundamental dasar dari segala jenis sel malignant (cancer), yang hanya bisa menggunakan glukosa dan melakukan fermentasi untuk menghasilkan asam laktat, dalam kondisi oksigen rendah maupun tinggi (Wikipedia – Warburg Effect)

Hal ini pun menjadi dasar untuk pendeteksian lokasi sel kanker pada dunia medis, seperti pada diagnosis melalui PET SCAN yang menggunakan solusi cairan Glukosa dengan label Radioaktif (2-F-2-Deoxyglucose / FDG), untuk melihat lokasi akumulasi dari cairan tersebut di tubuh (penanda lokasi sel kanker).

Dalam i-KetoFast™, Ketogenic Diet adalah diet komposisi makanan yg mengatur apa yang dimakan pada jam makan setelah puasa IF. Contoh untuk puasa IF 16 jam (jam 8 malam hingga jam 12 siang esoknya) berarti mengatur apa yang dimakan antara jam 12 siang (makan siang) hingga jam 7.30 malam (mulai makan malam dan berhenti jam 8 malam).

Komposisi makanan dalam Ketogenic Diet berpatokan dengan rumus sebagai berikut : 75% – 80% Lemak : 15% – 20% Protein : 5% – 10% Karbohidrat (dibawah 10 gram – 20 gram / hari). Konsumsi karbohidrat lebih dari 50 gram / hari, akan otomatis membatalkan ketosis (metabolisme lemak) yang sedang berlangsung.

Dalam Ketogenic Diet umum (Universal) semua sumber Hewani diperbolehkan (kecuali yang Haram bagi Muslim), ini termasuk lemak yang terkandung dalam sumber Hewani tersebut. Dan untuk sumber Nabati, sangat terbatas yang bisa dikonsumsi. Hanya terbatas pada sayuran berdaun (Tinggi Serat / Fiber) dan tidak bertepung (non starchy vegetables). Untuk pemilihan buah pun sangat terbatas jenisnya dan sedikit jumlah konsumsi perharinya, karena kandungan gula buah (fructose) yang dapat memicu kenaikan tingkat gula darah lebih cepat dibanding glukosa.

Selalu berpatokan dengan daftar “Sayuran Ketogenic” dan “Buah Ketogenic” sebagai acuan, dan hindari semua sumber Nabati diluar daftar tersebut. Pada setiap daftar tersebut juga memiliki takaran saji maksimum yang boleh dikonsumsi dalam 1 hari. Konsumsi lebih dari batas maksimum pada daftar tersebut akan meningkatkan resiko kenaikan hormon insulin, yang akan membatalkan kondisi Ketosis (metabolisme lemak) dan memberikan efek buruk bagi asupan lemak yang telah dikonsumsi sebelumnya.

Metode Diet Konvensional (umum)

Karbohidrat 60% – 70% : Protein 25% – 30% : Lemak 10% – 15%

Metode Diet Ketogenic

Karbohidrat 5% – 10% : Protein 15% – 20% : Lemak 75% – 80%

Metode Diet Ketogenic (Therapeutic/Cancer)

Karbohidrat 2% – 5% : Protein 10% – 15% : Lemak 80% – 85%

* rasio persentase diatas dihitung dari total kalori sehari dan dikonversikan menjadi “gram” (Lemak = 9 kalori/g ; Protein = 4 kalori/g ; Karbohidrat = 4 kalori/g

* Untuk metode diet ketogenic kanker / infeksi, pemilihan sumber protein dibatasi pada sumber protein rendah Glutamine seperti pada ikan, seafood dan unggas.

Immunator Honey® & Counseling

Immunator Honey® merupakan supplementasi yg digunakan dalam program i-KetoFast™, yang bertujuan untuk meningkatkan metabolisme dan membuat sistem immune aktif menjaga tubuh dari segala ancaman eksternal maupun internal.

Immunator Honey® sangat menunjang dalam program ini, karena akan mencegah penurunan metabolisme dari efek pembatasan kalori (calorie restriction) yang terjadi secara alami.

Immunator Honey® juga akan mencegah proses katabolisme pada massa otot (lean mass) dan justru akan meningkatkan kemampuan anabolik dari sel-sel normal dan sehat ditubuh untuk melakukan berbagai perbaikan dan regenerasi (Reverse Aging).

Dalam kombinasi Immunator Honey® dan Ketogenic Diet, tubuh akan melakukan seleksi sistemik terhadap seluruh sel-sel ditubuh secara optimal. Seluruh sel-sel yang memiliki cacat pada mithocondria seperti sel kanker dan sel terinfeksi, akan dengan mudah tersingkirkan (eliminasi) melalui proses immuno-editing (seleksi melalui antigen dipermukaan sel kanker / terinfeksi) dan starvation (seleksi melalui metabolisme lemak).

http://en.m.wikipedia.org/wiki/Immunoediting

http://www.integrativecanceranswers.com/killing-cancer-cells-by-starving-them-of-sugar/#.VIot0GoaFxt

Dalam program i-KetoFast™, konsumsi dari Immunator Honey® bisa dilakukan saat jam puasa IF maupun saat jam makan. Dan disarankan untuk mengkonsumsi minimal 2x – 3x sehari dengan volume 1/2 sendok teh. Dosis dan frekuensi dari supplementasi Immunator Honey® dapat ditingkatkan lagi untuk tujuan pengobatan (therapeutic) atau jika sedang dalam proses penyembuhan (recovery), contohnya 4x – 6x sehari dengan volume 1/2 sendok teh. Disarankan untuk mengkombinasikan Immunator Honey® dengan VCO (Virgin Coconut Oil) disaat mengkonsumsinya

Contoh untuk puasa IF 16 jam (jam 8 malam hingga jam 12 siang esoknya), maka dengan dosis 3x sehari, Immunator Honey® dikonsumsi pada jam 7 pagi, jam 12 siang dan jam 7 malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ketut Mahendri
Saya Ketut Mahendri, sarjana Teknik Kimia dan ibu dari 3 orang anak. Saya praktisi diet Ketogenic, senang mengexplore berbagai masakan keto friendly yang saya tuangkan ke dalam ebook ini. Semoga ebook sederhana ini bisa membantu menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk menjalankan gaya hidup sehat rendah karbohidrat/diet Ketogenic..
Ketut Mahendri
Ketofy Kitchen Owner